Tips & trik money management untuk pemula dalam investasi jangka panjang

Jika kita adalah seorang pekerja, tentunya akan mendapatkan gaji bulanan. Kemana semua gaji yang telah kita dapatkan selama ini? Apakah semuanya di habiskan untuk hal yang bermanfaat? ataukah gaji yang telah didapatkan terbuang sia sia untuk hal hal yang tidak memiliki manfaat? mari kita cari tahu.

Anggap saja kita sebagai orang yang baru bekerja dan mendapatkan gaji pertama, apa yang akan kamu lakukan? tentunya kita sebagai anak akan memberikan kepada orang tua, kita juga ingin membelanjakan keperluan, membeli barang barang yang kita ingin, bersedekah dll. Tanpa kita sadari uang yang telah kita gunakan tiba tiba habis / menyisakan sedikit uang saja dan kita tidak memiliki uang apapun lagi, padahal gaji bulan depan masih lama. Apa yang akan kita lakukan? Apakah hutang? Atau akan bagaimana?

Maka dari itu sebelum kita seperti contoh diatas alangkah baiknya kita memahami dulu konsep mengelola keuangan atau yang biasa disebut dengan money management.

Apa itu Money Management?

Money Management adalah kegiatan yang di lakukan perorangan atau perusahaan dengan cara mengatur keuangan secara terstuktur dan tertib agar tidak terjadi kerugian yang tidak diinginkan. Bisa juga dikatakan sebagai memetakan keuangan agar pengeluaran bisa tepat sasaran.

Setelah memahami definisi dari money management, tentunya kamu akan tahu apa fungsi sebenarnya dari money management. Kita harus bisa menghargai uang yang kita peroleh dan harus bisa menghemat pengeluaran kita. Mungkin sebagian orang berfikir, aku sudah kerja mana mungkin aku akan kesulitan ekonomi. Secara jangka pendek memang mudah untuk berucap, tapi secara tiba tiba kita juga bisa kehilangan pekerjaan seperti saat ini pada masa pandemi. Oleh karena itu, kita harus mengerti bagaimana cara money management yang baik sehingga dimasa masa sulit kita masih bisa bertahan hidup sembari memulihkan ekonomi.

Lalu bagaimana cara money management untuk pemula?

Baca Juga :


Sebelum belajar mengenai money management, pastikan niat dan tekad yang kuat untuk tetap konsisten dalam menjalankan money management.

Money management ini adalah ilmu yang saya dapatkan dari sebuah webinar dan saya bagikan supaya dapat menginspirasi orang banyak. Semoga bisa membantumu untuk lebih menghargai uang dan juga lebih siap untuk menghadapi masa yang akan datang.

Saya menggunakan perumpamaan. Jika gajimu dalam sebulan adalah 5 juta, bagaimana caramu melakukan money management?

Anggaplah 5 juta gajimu dalam persen adalah 100%.

Dari 100% tersebut kita pecah menjadi beberapa bagian sebagai berikut :

50% gajimu untuk pengeluaran ruti tiap bulan (kebutuhan hidup)

Jika gajimu 5 juta, 50% dari 5 juta adalah 2,5 juta. 2,5 juta ini kamu gunakan untuk kebutuhan hidup seperti membayar listrik, membeli beras, kebutuhan bulanan, berbelanja, memberikan kepada orang tua, membayar cicilan, artinya jika kamu mempunyai cicilan tidak boleh melebihi dari 50% maksimal dari cicilan adalah 30% dari gajimu. Jika cicilan mu lebih dari 35% sudah bisa dipastikan kamu tidak bisa menerapkan money management kedalam hidupmu. karena jika 35% untuk membayar cicilan, biaya hidupmu selama 1 bulan kedepan adalah 15%, apakah sanggup? belum lagi ada hal yang tak terduga seperti service, ganti ban, beli kuota, pembayaran sekolah/kuliah dll.

10% digunakan untuk keperluan lainnya

10% dari gajimu berarti ekitar 500 ribu. ingat dari awal, jangan merasa sayang terhadap uang jika kamu ingin benar benar bisa melakukan money management dengan baik. keperluan lainnya disini adalah sedekah, saya sarankan untuk bersedekah karena kamu harus ingat rejeki yang datang itu adalah pemberian Allah SWT. Kamu harus bersyukur dan membagikan kebahagiaan untuk orang lain. Dengan berbagi rezeki yang kamu dapatkan bukannya berkurang malah akan bertambah. Jika kamu berpikir rezeki yang kamu dapat akan berkurang, kamu justru khawatir dengan harta, padahal harta tidak akan dibawa mati, dan juga rezeki itu bukan hanya dari harta melainkan dari banyak hal seperti kebahagiaan hidup, tertawa, mendapatkan ilmu juga termasuk rezeki. Ketika kamu berbagi kebahagiaan orang lain secara tidak sadar kamu  telah menabung pahala untuk bekal di akhirat. Dengan begitu kamu bisa berpikir jernih, bahwa ada orang yang lebih susah dari kita dan membutuhkan pertolongan.

10 % untuk dana proteksi

500 ribu untuk dana proteksi. Apa itu dana proteksi? dana proteksi adalah dana untuk keperluan asuransi. Jaminan hidup juga perlu agar hidup terjamin, meskipun berharap agar tidak terjadi apa apa pada diri sendiri. Setidaknya ketika kita sedang tertimpa musibah seperti sakit tidak perlu menggunakan dana yang lain karena sudah ter proteksi asuransi. Asuransi yang dipilih sebaiknya terpercaya dan aman. Sehingga tidak sulit untuk melakukan pengajuan ketika benar benar dibutuhkan.

10 % untuk dana darurat

Dana darurat digunakan untuk keperluan mendesak. Dilarang mengambil / bahkan mengurangi dana darurat untuk kepentingan yang tidak perlu. Dana ini digunakan ketika sedang tidak bekerja dan tidak bisa menghasilkan apapun selama kurang lebih 6 bulan lamanya. Ketika masa masa ekonomi sulit tiba barulah dana ini digunakan dan cepat cepat mencari pekerjaan untuk mendapatkan penggantinya. Dimasa pandemi seperti sekarang ini, dana darurat sangat cocok untuk digunakan. Tetapi menggunakannya pun tidak sembarangan , jangan sekali kali gunakan dana darurat untuk belanja yang tidak perlu. Dana darurat ini digunakan untuk membeli kebutuhan hidup seeperti makan dll. Sehingga kamu tidak perlu menggunakan uang yang lain untuk kebutuhan hidup.

20% digunakan untuk investasi dan tabungan produktif

20% yang terakhir digunakan untuk investasi dan tabungan produktif. Apa itu investasi dan tabungan produktif? investasi dan tabungan produktif adalah menabung dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan. Bukannya itu termasuk riba? investasi itu jauh dari riba karena menanam saham dan keuntungan yang di peroleh adalah keuntungan perusahaan yang dibagikan sehingga aman untuk digunakan dan jauh dari riba. Bedanya dengan tabungan biasa apa? kalo tabungan biasa itu lebih mengarah ke penyimpanan uang agar aman dan terhindar dari pencurian sedangkan investasi adalah menabung yang menghasilkan uang atau biasa disebut dengan pasive income. Pasive Income terjadi ketika uang bekerja untukmu, bukan kamu yang bekerja untuk memperoleh uang. Investasi digunakan untuk jangka panjang dan lebih mengarah ke hari tua, sehingga ketika masa tua nanti kamu sudah memiliki hasil yang maksimal. Investasi bentuknya macam macam, ada yang berbentuk portofolio atau asset. Contoh investasi berbentuk portofolio adalah saham, reksadana, dll. Sedangkan asset itu sama saja dengan kamu membeli rumah dan menyewakannya kepada orang lain dan mendapatkan uang dari hasil sewa. Ketika kamu investasi di sebuah saham, secara tidak langsung kamu sudah memiliki perusahaan tersebut meskipun baru sekian persen. Tapi perlu bangga dong, kamu bisa memamerkan kepada orang orang bahwa kamu salah satu pemiliki dari perusahaan tersebut. Nah, sekarang tahu kan untuk apa tujuan investasi? yuk mulai investasi dari sekarang, untuk masa depan yang lebih baik.

Demikian pembahasan tentang money management, semoga bermanfaat untuk teman teman semua. Dan setelah belajar mengenai money management tentunya kita harus praktek dong, bukan hanya berhayal saja. Sukses memang untuk semua orang, tetapi hanya untuk orang yang bekerja keras mewujudkan impiannya.

Tulis email untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari blog ini, tunggu artikel selanjutnya dengan pembahasan yang lebih menarik dan tentunya bermanfaat.

Terimakasih sudah berkunjung.

Baca Juga :